JAKARTA - Mobil modern kekinian telah dilengkapi tire pressure monitoring system (TPMS). Sejumlah mobil tersebut, seperti Wuling Alvez, Wuling Confero, Honda HR-V, hingga Mitsubishi XForce telah dilengkapi fitur ini.
Berkat fitur TPMS, pemilik mobil akan dengan mudah mengetahui tekanan angin ban mobil. Meski begitu, tak semua mobil memiliki TPMS.
Karena itu, pemilik mobil harus dapat memahami sejumlah tanda yang biasanya terjadi saat ban mobil kempes. Berikut tanda-tanda ban mobil kempes, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (18/1/2024) :
1. Suara Berisik
Ban yang akan kempes biasanya akan jauh lebih kuat menempel dengan jalan karena tekanan bobot kendaraan. Akibatnya, suara ban menjadi lebih berisik.
Suara ini bisa terdengar sampai kabin mobil jika ban mobilnya kempes karena permukaan ban tersebut yang menyentuh aspal jalan semakin lebar.
2. Laju Mobil Lebih Lambat
Tanda ini mungkin bisa dirasakan setiap pengguna mobil saat berkendara. Laju mobil akan terasa lebih berat atau lambat karena ban kekurangan tekanan angin.
Permukaan ban tersebut mulai melebar saat kempes, sehingga gesekan bannya dengan aspal akan menambah beban mesin mobil dan kecepatan mobilnya jadi terhambat.
3. Mobil Sulit Dikendalikan
Berikutnya, mobil terasa lebih sulit dikendalikan. Setir mobil ini biasanya cenderung dapat belok sendiri ke arah ban kempes.
Misalnya ban kiri kempes, setir kemudi dapat berputar ke kiri. Begitu pula sebaliknya.
Hal ini tentu dapat membahayakan pengemudi serta para penumpang mobil.
4. Ban Lebih Empuk
Berikutnya, ban mobil lebih empuk dari biasanya. Ban yang akan kempes akan terasa lebih empuk saat mobil berjalan. Hal ini lantaran kurangnya tekanan angin pada ban. Ban mobil yang kempes mempunyai tekanan angin yang terlalu rendah sehingga ban ini lebih empuk dari biasanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)