Jadi Subaru tidak ingin jika mobil listrik garapannya dipaksa masuk ke Indonesia namun tiba-tiba terpaksa dihentikan penjualannya karena tidak diterima dengan baik oleh masyarakat.
"Kita enggak mau setelah dimasukan tiba-tiba penjualannya dihentikan. Begitu masuk ke Indonesia harus ada life cycle," kata Arie.
Diketahui di pasar global, Subaru sendiri telah memiliki mobil listrik Subaru Solterra.
Mobil listrik yang berbagi platform dengan Toyota bz4X itu dijual di harga USD44.995 atau sekitar Rp697,4 juta.
(Imantoko Kurniadi)