Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konversi Motor Listrik Sepi Peminat, Kementerian ESDM Ingin Terapkan Pola Bisnis MLM

Atikah Umiyani , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |13:20 WIB
Konversi Motor Listrik Sepi Peminat, Kementerian ESDM Ingin Terapkan Pola Bisnis MLM
Ilustrasi motor listrik. (Doc. Honda)
A
A
A

  

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan telah  mengulirkan berbagai upaya untuk mendorong minat masyarakat melakukan konversi seperda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, mengungkapkan pihaknya bahkan ingin menggunakan pola bisnis Multi Level Marketing (MLM) untuk menarik minat para pemilik motor konvensional.

"Kita mau lagi pakai pola MLM ya untuk bisa menarik (minat masyarakat)," ujar Arifin saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (21/11/2023).

Sebagai informasi, MLM adalah strategi pemasaran berjenjang atau berantai yang dilakukan oleh tenaga penjual (sales).

Cara kerja bisnis MLM ini adalah para tenaga penjual akan mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan dan hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut.

Selain MLM, Arifin pun mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menggunakan strategi door to door ke perusahaan-perusahaan dan mendapatkan responds yang cukup baik. Ia pun menilai bahwa sosialisasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

 BACA JUGA:

"Tim kami udah melakukan door to door, ke perusahaan-perusahaan, dan respons nya cukup baik," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023 disebutkan bahwa target penerima bantuan pemerintah pada 2023 ialah sebanyak 50.000 unit dan tahun depan 150.000 unit, dengan besaran bantuan yang diberikan Rp7.000.000 per unit untuk motor konversi.

Kementerian ESDM mencatat baru ada 4.578 pemohon konversi motor listrik sampai dengan 27 Juli 2023,  masih jauh dari target konversi yang dipatok pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun ini.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement