Ed begitu yakin bahwa situs Apple tempat dia memesan smartphone merupakan situs asli. Menurutnya tak mungkin itu situs penipuan karena dia menilai nomor pesanannya cocok dengan yang ada di database Apple.
Sebagai informasi tambahan, Ed bukan satu-satunya orang yang menjadi korban penipuan dengan skema serupa. Mengingat iPhone merupakan smartphone yang sangat laris, ada banyak aksi penipuan yang dilancarkan penjahat dengan berbagai cara.
Ponsel iPhone KW yang diterima oleh Ed sejatinya juga sudah marak ada di Indonesia. Bahkan di e-commerce Tanah Air iPhone abal-abal itu mulai dari Rp1 jutaan.
(Saliki Dwi Saputra )