Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peminat Mobil Hybrid Tumbuh, Ini Alasannya

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Kamis, 26 Oktober 2023 |14:43 WIB
Peminat Mobil Hybrid Tumbuh, Ini Alasannya
Ilustrasi mobil Hybrid. (doc. Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Sebuah studi dari S&P Global Mobility mengungkapkan, tiga bulan terakhir di Amerika Serikat terjadi tren perubahan yang cukup menarik dari mobil hybrid.

Diam-diam mobil hybrid pertumbuhannya naik 10 persen dari total penjualan.

Pada bulan Agustus 2023 lalu mobil hybrid dan PHEV menyumbang 9,7 persen dari total registrasi di pasar Amerika Serikat.

 BACA JUGA:

"Dengan menghitung pendaftaran ritel saja, mobil hybrid telah menguasai lebih dari 10 persen pasar dalam dua dari tiga bulan terakhir," ujar Steve Giordano analis S&P Global Mobility dikutip dari situs resmi mereka, Kamis (26/10/2023) ini.

Data tersebut juga menemukan fakta menarik. Ternyata banyak pemilik mobil konvensional selama tiga bulan belakangan lebih tertarik pindah ke mobil hybrid ketimbang listrik.

Setelah dianalisa ternyata fenomena itu terjadi karena mereka justru merasa lebih nyaman menggunakan mobil hybrid sebagai batu loncatan untuk masuk ke pasar kendaraan listrik.

Mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) misalnya memberikan pengalaman mobil listrik tanpa harus mengalami range anxiety atau kekhawatiran jarak tempuh.

 BACA JUGA:

"Mereka yang beralih dari mobil konvensional ke hybrid melonjak 61 persen pada tahun lalu. Sebaliknya dari mobil konvensional ke mobil listrik sama sekali tidak ada peningkatan," jelas Steve lebih lanjut.

Begitu juga dengan masyarakat yang telah lebih dulu memiliki mobil hybrid. Mereka tidak serta merta langsung beralih ke mobil listrik. Justru sebanyak 40,1 persen pemilik mobil hybrid memilih mobil jenis yang sama ketika melakukan pembelian baru.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement