Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Tips Merawat Kaki-kaki Mobil, Nomor 5 Terapkan!

Redaksi , Jurnalis-Sabtu, 21 Oktober 2023 |13:39 WIB
10 Tips Merawat Kaki-kaki Mobil, Nomor 5 Terapkan!
Tips merawat kaki-kaki mobil. (Doc. Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Bagi pemilik kendaraan roda empat, bagian kaki mobil yang terdari dari ragam komponen wajib untuk diperhatikan, terlebih memiliki risiko yang besar alami kerusakan jika dibandingkan yang lainya.

Terlebih setiap elemen ini tersusun dan saling berpengaruh, yang berfungsi untuk menopang bobot kendaraan dan memungkinkannya untuk bergerak maju, mundur dan berbelok dengan lancar.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara perawatan yang diperlukan agar komponen ini tetap dalam kondisi yang baik.

1. Lakukan spooring dan balancing ban mobil

Komponen ban mobil sering kali berinteraksi secara intensif dengan permukaan jalan. Akibat interaksi yang berulang ini, ban mobil dapat mengalami penurunan ketahanan lebih cepat, yang pada gilirannya dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan pergeseran pada kaki-kaki mobil.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat melaksanakan prosedur spooring dan balancing roda mobil. Perlu ditekankan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara spooring dan balancing ban mobil yang perlu dipahami.

2. Perhatikan komponen bearing mobil

Bearing memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas mobil, berfungsi dengan mengunci setiap komponen pada tempatnya sambil berperan sebagai bantalan untuk memastikan ban mobil berputar dengan lancar tanpa hambatan.

Untuk menentukan apakah bearing mengalami kerusakan atau tidak, ada dua metode yang dapat digunakan yaitu, periksa apakah ada suara berisik yang berasal dari ban mobil, lalu buka ban mobil dan putar roda secara manual, lalu perhatikan adanya suara yang tidak biasa atau komponen yang tampak rusak.

3. Hindari jalan rusak atau berlubang

Langkah pertama dalam memperpanjang masa pakai komponen kaki mobil adalah menghindari jalan yang memiliki kerusakan atau lubang.

Kendaraan yang sering melalui jalanan yang rusak dapat mengalami getaran yang berpotensi merusak komponen-komponen tersebut, meningkatkan risiko kerusakan atau pergeseran.

Oleh sebab itu, penting untuk mengusahakan berkendara di jalanan dengan permukaan yang rata agar komponen kaki mobil tetap dalam kondisi yang normal.

4. Jangan membawa beban berlebih

Untuk merawat shock absorber, penting untuk mematuhi batasan berat penumpang dan beban yang ditetapkan oleh pabrikan mobil. 

Apabila Anda terus-menerus melebihi kapasitas yang disarankan dalam jangka waktu yang lama, shock absorber kendaraan dapat mengalami kerusakan. Dampaknya, penumpang di dalam mobil akan merasa tidak nyaman akibat hentakan yang terasa selama perjalanan.

 BACA JUGA:

Perlu diingat bahwa fungsi utama shock absorber adalah untuk mengurangi dampak dari guncangan atau hentakan yang disebabkan oleh jalan berlubang atau polisi tidur.

5. Cek bagian stabilizer dan bushing arm

Kedua elemen ini memiliki peran vital sebagai titik sentral bagi bagian roda dan mekanisme pegangan. Kerusakan yang menimpa keduanya akan menghasilkan suara berderit atau gemerisik pada bagian ban mobil.

Apabila elemen ini mengalami kerusakan, maka mengemudi kendaraan akan menjadi lebih sulit. Situasi ini membawa risiko yang sangat serius karena dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Karena alasan tersebut, sangatlah penting untuk secara teratur memeriksa kedua elemen ini. Sebagian besar kerusakan awal masih bisa diatasi oleh tenaga mekanik di bengkel.

6. Ganti ban mobil secara berkala

Bila mobil sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh atau sudah mencapai usia tertentu, maka sangat penting untuk memantau kondisi ban mobil. Sebaiknya, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengganti ban mobil setiap 40.000 kilometer atau setiap tiga tahun.

Tujuannya adalah untuk menjaga performa ban, sehingga kendaraan tidak menghadapi masalah di masa mendatang.

Ban yang telah aus atau botak sebenarnya dapat menjadi faktor risiko bagi kendaraan, karena dapat menyebabkan mobil lebih mudah tergelincir dan sulit dikendalikan saat melintasi jalan yang basah atau menurun.

7. Periksa sistem suspensi

Sistem suspensi yang baik adalah kunci untuk kenyamanan berkendara dan stabilitas. Periksa per kebocoran, keausan, atau kerusakan pada suspensi dan komponen terkait seperti shock absorber dan per.

8. Gunakan ban sesuai musim

Gunakan ban musim yang sesuai dengan cuaca. Ban musim panas dan ban musim dingin memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat mempengaruhi daya cengkraman dan kinerja mobil Anda.

9. Gantilah segera bila diperlukan

Jika Anda melihat tanda-tanda keausan yang berlebihan pada ban atau masalah pada komponen kaki mobil lainnya, gantilah segera. Mengabaikan tanda-tanda ini dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih serius dan mahal.

10. Periksa sumbu dan roda lurus

 Pastikan sumbu dan roda lurus kendaraan Anda. Roda yang tidak sejajar dapat menyebabkan ketidakstabilan dan keausan yang tidak merata pada ban.

Viranika Tria Anggraini

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement