Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Wacana Hukum Alam Baru untuk Perluas Teori Evolusi

Redaksi , Jurnalis-Selasa, 17 Oktober 2023 |20:50 WIB
Ada Wacana Hukum Alam Baru untuk Perluas Teori Evolusi
Wacana hukum alam baru (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Sembilan ilmuwan dan filsuf sepakat mengusulkan hukum alam baru untuk memperluas teori evolusi. Hukum ini sekaligus mencakup dan mengembangkan teori evolusi biologis yang telah lebih dulu diperkenalkan oleh Charles Darwin pada tahun 1859.

Dilansir dari situs Reuters, Selasa (17/10/2023) Melalui hukum alam baru ini, para ilmuwan tersebut memperkenalkan teori bahwa sistem alam yang kompleks telah berkembang menjadi keadaan dengan pola, keragaman, dan kompleksitas yang lebih besar.

"Kami melihat evolusi sebagai proses universal yang berlaku pada banyak sistem, baik yang hidup maupun tak hidup, yang keanekaragaman dan polanya meningkat seiring berjalannya waktu," kata ahli mineralogi dan astrobiologi Carnegie Institution for Science, Robert Hazen.

Lebih lanjut, penelitian dengan judul "hukum peningkatan informasi fungsional" ini menjelaskan tentang interaksi layaknya atom atau sel dari sistem yang berkembang, baik biologis atau non biologis yang terbentuk dari berbagai blok penyusun akan menghasilkan banyak konfigurasi berbeda. Evolusi kemudian terjadi ketika berbagai konfigurasi ini tunduk pada seleksi untuk fungsi yang berguna.

"Bayangkan sebuah sistem atom atau molekul yang bisa ada dalam triliunan susunan atau konfigurasi berbeda,” kata Hazen.

"Hanya sebagian kecil dari semua konfigurasi yang mungkin akan 'berfungsi' - yaitu, mereka akan memiliki beberapa tingkat fungsi yang berguna. Jadi, alam lebih menyukai konfigurasi fungsional tersebut," sambungnya.

Dalam menjelaskan konsep evolusi tersebut, para ilmuwan mengusulkan tiga konsep universal seleksi yang terdiri dari kemampuan dasar untuk bertahan, sifat proses aktif yang bertahan lama, dan munculnya ciri-ciri baru sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan.

Adapun beberapa contoh biologis dari "generasi baru" ini mencakup organisme yang mengembangkan kemampuan berenang, berjalan, terbang, dan berpikir. Selain itu, teori Evolusi Darwin tentang spesies manusia yang muncul setelah menyimpang dari garis keturunan simpanse juga membuktikan adanya evolusi yang lebih luas lewat adanya serangkaian ciri baru, termasuk berjalan tegak dan peningkatan ukuran otak.

Di sisi lain, perumusan usulan tentang hukum alam baru yang sekaligus memperluas teori evolusi ini juga mendapat berbagai dukungan termasuk dari kalangan astronom. Hal ini berkaitan dengan prediksi sistem asing yang merujuk pada kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

"Pentingnya merumuskan undang-undang tersebut adalah memberikan perspektif baru tentang mengapa beragam sistem yang membentuk kosmos berevolusi sebagaimana adanya, dan memungkinkan prediksi tentang bagaimana sistem yang asing – seperti kimia organik di bulan Saturnus, Titan – berkembang. seiring berjalannya waktu," tangkas rekan penulis Jonathan Lunine, ketua departemen astronomi Universitas Cornell. (Chasna Alifia Sya'bana)

(Saliki Dwi Saputra )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement