Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Mobil Listrik China Bisa Lebih Murah

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Sabtu, 23 September 2023 |19:52 WIB
Ini Alasan Mobil Listrik China Bisa Lebih Murah
Mobil listrik asal China. (Doc. Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Mobil listrik asal China telah tersebar di hampir seluruh dunia, dengan pangsa pasar yang berkembang pesat.

Bahkan, produsen Eropa mengaku terancam dengan cara produsen asal negeri Tirai Bambu itu memasarkan produknya.

Berdasarkan informasi, seperti dikutip dari carscoops, Sabtu (23/9/2023), pengiriman kendaraan energi baru Tiongkok (yang mencakup hybrid dan kendaraan listrik) ke Uni Eropa meningkat sebesar 112 persen dalam tujuh bulan pertama pada 2023. Angka itu meningkat sebesar 361 persen dibandingkan 2021.

Pertanyaannya, bagaimana bisa produsen mobil listrik asal China bisa menawarkan produk mereka dengan harga yang jauh di bawah pasaran? Mengingat saat ini harga baterai untuk kendaraan listrik masih sangat tinggi.

Hal ini bisa terjadi karena produksi mobil listrik yang melebihi kapasitas di China. Bill Russo, CEO Automobility, perusahaan konsultan yang berbasis di Shanghai, mengatakan China memproduksi hingga 10 juta unit kendaraan setiap tahunnya.

Kapasitas produksi yang berlebih membuat pemerintah harus memutar otak agar mobil listrik dapat tersalurkan dan tidak menumpung di tempat parkir sementara. Oleh sebab itu, mobil listrik asal Tiongkok akhirnya dijual dengan harga yang cukup terjangkau. 

Untuk mewujudkan harga yang murah, pemerintah Beijing memberikan subsidi besar-besaran untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri.

Dikabarkan pada 2021, China telah menggelontorkan sekitar 15 miliar dolar AS atau setara Rp230 triliunan untuk insentif kendaraan listrik sejak 2009.

 BACA JUGA:

Bahkan pada Juni 2023, pemerintah Tiongkok mengumumkan pembebasan pajak tambahan untuk kendaraan listrik dan mobil ramah lingkungan. Nilainya juga cukup besar, yaitu 520 miliar Yuan, yang akan disalurkan dalam empat tahun ke depan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement