Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rangka eSAF Dituding Mudah Karatan, Honda Klaim Sudah Sesuai Standar Global

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Sabtu, 16 September 2023 |12:54 WIB
Rangka eSAF Dituding Mudah Karatan, Honda Klaim Sudah Sesuai Standar Global
Rangka eSAF (Foto: Global Honda)
A
A
A

JAKARTA - Investigasi rangka eSAF (enhanced Smart Architechture Frame) milik PT Astra Honda Motor (AHM) telah rampung. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan menemukan ada karat, tapi struktur dinyatakan kuat.

KNKT bersama Kemenhub melalui Ditjen Hubdat melakukan penelitian rangka eSAF Sepeda motor Honda sejak Agustus hingga September 2023. Kedua pihak juga telah melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (1/9/2023).

Tim peneliti memperhatikan setiap proses produksi rangka eSAF, mulai dari material, proses press, pengelasan atau welding, dan pengecatan. Hasilnya, dinyatakan rangka eSAF telah memenuhi persyaratan standard manufacturing global.

Menurut tim peneliti, rangka eSAF terbuat dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka, dan kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup).

Berdasarkan hasil perhitungan finite element method dan divalidasi secara pengujian aktual di fasilitas milik PT AHM, dapat dikatakan struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi. Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point (batas elastis) dari material rangka.

Kendati begitu, didapati temuan bagian dalam rangka yang tidak terlapisi coating dan lubang pembuangan bawah yang berpotensi tertutup kotoran. Ini dapat membuat air tersumbat, dan berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement