"Pendekatan pengembangan berulang yang cepat ini telah menjadi dasar dari semua kemajuan inovatif utama SpaceX, termasuk Falcon, Dragon, dan Starlink," Lanjut perusahaan itu dalam update terbarunya.
SpaceX melakukan uji coba penerbangan orbital pertama Starship setinggi 394 kaki pada tanggal 20 April. Selama peluncuran tersebut, daya dorong luar biasa dari 33 mesin Super Heavy booster Raptor mendatangkan malapetaka di landasan peluncuran, melontarkan bongkahan beton dan pasir yang bertiup bermil-mil jauhnya ke area sekitar.
Begitu roket mengudara, mesin demi mesin mati, membuat SpaceX mengeluarkan perintah penghancuran otomatis yang menyebabkan roket meledak di udara sekitar empat menit setelah peluncuran. (Salsabila Nur Azizah)
(Saliki Dwi Saputra )