Lalu Nicke juga mengatakan bakal mengalihkan subsidi ke BBM RON yang lebih tinggi.
“Kita lanjutkan sesuai rencana adalah program langit biru tahap dua. Di mana BBM subsidi kita naikkan dari RON 90 ke RON 92, karena aturan KLHK menyatakan octan number yang boleh dijual di Indonesia minimum (RON) 91,” ujar Nicke.
Untuk menciptakannya, Pertamina melalui sinergi BUMN bekerjasama dengan PT Energi Agro Nusantara yang merupakan anak usaha PT Perkebunan Nusantara X. Mereka menyediakan bahan baku bioetanol dari molases tebu yang diproses menjadi etanol fuel grade.
(Imantoko Kurniadi)