Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Merawat Baterai Mobil Listrik, Jangan Sampai Kondisi Habis Itu Penting

Redaksi , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2023 |20:43 WIB
Tips Merawat Baterai Mobil Listrik, Jangan Sampai Kondisi Habis Itu Penting
Ilustrasi mobil listrik. (Doc. Carbuzz)
A
A
A

JAKARTA - Manfaat lingkungan dan ekonomi dari kendaraan listrik memang tidak terbantahkan, dan tidak heran jika belakangan trennya terus meningkat.

Ini karena sebagian besar biaya pengisian kendaraan listrik masih terjangkau, dibandingkan dengan mengisi bahan bakar konvensional.

Apalagi di Indonesia, dan negara lain ada insentif yang memungkinkan pembeli kendaraan listrik mendapatkan potongan harga.

Tetapi masih ada kendala besar terhadap mobil listrik, yakni soal harga baterai yang mahal, dan juga biaya proses pengantiannya yang juga tidak kalah bikin geleng kepala.

Hal pertama yang harus Anda ketahui, seperti dikutip dari Slashgear, Kamis (31/8/2002), baterai EV bisa mengalami kehilangan sebagian kapasitas saat setiap siklus pengisian dan pengosongan.

Khususnya baterai lithium-ion bisa terjadi kerusakan saat panas yang dihasilkan selama pengisian cepat atau berkurang kapasitasnya, dikarenakan daya terkuras terlalu sedikit.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari bank baterai EV, mengisi daya baterai dengan cara perlahan, dan diusahakan kondisi baterai selalu terisi antara 20 dan 80 persen jadi hal yang diharuskan.

Hal tersebut, guna untuk menjaga baterai kendaraan listrik tetap di titik yang tepat yang dapat untuk menghindari panas berlebihan.

Karena apabila baterai rusak, harganya bisa sangat mahal tidak kalah dengan harga mobilnya itu sendiri.

Dan untuk harga penggantian baterai mobil listrik mencapai kurang lebih USD $20.000 atau Rp304,6 Juta.

Namun kini, inovasi di sektor baterai kendaraan listrik masih terus berlangsung.

Produsen kendaraan listrik dan baterai seperti Tesla dan BYD berupaya meminimalkan ruang yang terbuang dalam baterai kendaraan listrik dan mengintegrasikan sel bahan bakar ke dalam struktur kendaraan listrik tersebut, guna untuk memperkecill timbulnya panas dan degradasi baterai.

Muhammad Aidil Sani

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement