JAKARTA- Synology memperkenalkan NAS (Network Attached Storage) dari Synology yang berperan khusus sebagai solusi penyimpanan data digital untuk Bisnis. Namun selama ini belum banyak orang atau pelaku bisnis yang mengetahui tentang fungsi NAS itu sendiri.
Clara Hsu Country Manager Indonesia dari Synology mengatakan bicara soal transformasi digital, solusi Synology memberikan solusi khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan penyimpanan data. Namun, jika bicara soal penyimpanan data sebenarnya kebutuhan akan penyimpanan hybrid yaitu perpaduan cloud dengan on-premise atau lokal saat ini semakin meningkat pesat baik untuk perusahaan enterprise atau bisnis UMKM.
Tantangan dalam mengelola data bisnis
Tantangan utama dalam manajemen data adalah volume data yang semakin tinggi dan kompleks. Perusahaan saat ini menghasilkan data dalam jumlah besar dari berbagai sumber, menyebabkan data-data bisnis tersebar di berbagai perangkat. Kapasitas yang besar serta data yang tersebar mengakibatkan pengelolaan data semakin susah serta membutuhkan resource yang tinggi, seperti manpower yang memadai dan biaya yang cukup.
Sedangkan di sisi perlindungan data, ancaman cyber menjadi tantangan besar bagi perusahaan, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu di Indonesia, di mana serangan cyber menyerang salah satu bank besar yang mengakibatkan terjadinya downtime pada layanan bisnis.
Clara Hsu, Country Manager Indonesia di Synology, perusahaan pembuat NAS (Network Attached Storage) untuk solusi manajemen data, menambahkan bahwa kebocoran data ataupun kehilangan data akibat serangan cyber dapat sangat merugikan dan berdampak negatif pada reputasi perusahaan.