Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas, Ada Ribuan Aplikasi Berbahaya yang Lolos Edar di Google Play Store

Tangguh Yudha , Jurnalis-Jum'at, 18 Agustus 2023 |14:00 WIB
Awas, Ada Ribuan Aplikasi Berbahaya yang Lolos Edar di Google Play Store
Aplikasi Google Play (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Ada sekitar ribuan aplikasi Android berbahaya yang berhasil lolos dari sistem keamanan toko aplikasi Google Play Store. Dalam laporan perusahaan keamanan siber Zimperium, aplikasi berbahaya tersebut secara bebas dapat diunduh oleh masyarakat.

Aplikasi tersebut lolos dari proteksi keamanan Google karena algoritma barunya. Dengan begitu alat pendeteksi keamanan tidak bisa membaca kehadiran mereka, dilansir dari Bleeping Computer, Jumat (18/8/2023).

Setidaknya ada 3.300 aplikasi berbahaya yang telah berhasil meningkatkan kemampuannya untuk bisa beredar di tengah-tengah pengguna Android. 71 di antaranya bahkan andal bekerja di Android versi 9.

Zimperium menguji aplikasi yang diambil sampelnya pada alat dekompresor seperti JADX, APKtool, dan macOS Archive Utility. Hasilnya, tidak satu pun dari aplikasi tersebut yang dapat mengekstrak APK untuk dianalisis.

Selain menggunakan metode kompresi yang tidak didukung, Zimperium juga menemukan bahwa pembuat aplikasi berbahaya menggunakan nama file yang melebihi 256 byte untuk menyebabkan crash pada alat analisis.

Ini akan merusak file AndroidManifest.xml untuk disamarkan, dan menggunakan String Pools yang salah untuk merusak alat yang memisahkan file Android XML. Zimperium mengayakan ini semua adalah teknik anti-analisis.

Mengingat aplikasi di toko aplikasi resmi saja berhasil disusupi malware berbahaya, Zimperium menyarankan agar jangan pernah mengunduh aplikasi dari pihak ketiga.

Alasannya adalah karena aplikasi yang diunduh dari luar Google Play tidak dapat diperiksa, cara terbaik untuk melindungi dari ancaman ini adalah dengan menghindari penginstalan aplikasi Android dari situs pihak ketiga.

Jika memang terpaksa untuk mengunduh aplikasi di luar Google Play, pindai aplikasi tersebut dengan alantivirus sebelum pemasangan. Perhatian juga izin akses yang diminta aplikasi terhadap perangkat.

(Saliki Dwi Saputra )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement