Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuan Harvard Yakini Ada Andil Alien di Alam Semesta

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 17 Agustus 2023 |15:10 WIB
Ilmuan Harvard Yakini Ada Andil Alien di Alam Semesta
Misteri Alien (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Seorang fisikawan di Harvard University, Avi Loeb baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Dia mengatakan bahwa alam semesta mungkin dibuat oleh alien di sebuah laboratorium super canggih.

Loeb menyebut berkat kecerdasan tinggi alien, mereka mampu untuk menciptakan bayi alam semesta. Dia bahkan tak sungkan mengatakan makhluk ini bahkan mungkin bertanggung jawab atas alam semesta.

Loeb mengatakan bahwa bayi alam semesta dapat diciptakan di laboratorium, yang hanya mungkin dilakukan dengan teknologi gravitasi kuantum, kombinasi dua pilar fisika modern, yakni mekanika kuantum dan gravitasi.

Mekanika kuantum adalah cabang studi ilmiah yang berusaha menjelaskan dan menetapkan aturan bagaimana partikel yang lebih kecil dari atom berperilaku. 

Bersama-sama, pilar-pilar tersebut memberikan gambaran yang konsisten dan lengkap tentang sifat gravitasi pada tingkat kuantum dan membantu kita memahami perilaku alam semesta pada tingkat yang paling mendasar.

Dalam op-ed untuk Scientific America, Loeb menulis bahwa dirinya tidak memiliki teori prediktif yang menggabungkan dua pilar fisika modern. Tapi peradaban yang lebih maju mungkin telah mencapai prestasi ini dan menguasai teknologi menciptakan bayi alam semesta.

Sebagaimana dihimpun dari Dailymail, Kamis (17/8/2023), Loeb saat ini sedang mempelajari ratusan pecahan logam kecil yang ditemukan dari objek antarbintang.

Ini dilakukan terhadap objek antarbintang yang jatuh ke Samudera Pasifik yang mana temuannya akan segera diterbitkan dalam beberapa minggu mendatang.

Loeb yang merupakan seorang profesor itu menjelaskan bahwa peradaban yang jutaan tahun lebih maju dari kita mungkin telah mengembangkan pemahaman tentang bagaimana menyatukan mekanika kuantum dan gravitasi.

Menurut teori Loeb, ini dapat menciptakan kembali kondisi kosmik yang memunculkan keberadaannya. Dalam wawancara, Loeb menyebut manusia sangat sombong jika berpikir mereka hidup sendirian. Ini karena di Bima Sakti saja ada puluhan miliar planet yang tersebar.

"Mungkin memperhatikan tetangga akan menjadi peringatan yang akan menyatukan kita. Mungkin ada lebih banyak tetangga yang jauh lebih berprestasi daripada kita, dan kita bisa belajar dari mereka," ungkapnya.

Gagasan menciptakan kehidupan di laboratorium mungkin terdengar tidak masuk akal bagi sebagian besar orang. Tetapi para ilmuwan sebenarnya telah membuat organisme bersel tunggal, dan Loeb mengatakan itu hampir sama dengan penciptaan semesta.

Meski demikian, tetap saja banyak ilmuwan yang muak dengan klaim liar Loeb yang kontroversial, yang juga pernah dilontarkan sebelumnya. Karena banyak orang yang membencinya, dia kemudian menjadi berita utama selama bertahun-tahun.

Ahli astrofisika Arizona State University Steve Desch mengatakan bahwa pernyataan Loeb telah mencemari sains yang baik. Menurutnya sains tidak bisa dicampur adukan dengan sensasionalisme konyol tak berdasar.

Tapi penolakan tersebut tampaknya tidak menghentikan Loeb untuk membuktikan teorinya. Dia berjanji akan mengungkap temuannya pada bulan September 2023 mendatang yang membahas tentang peradaban super cerdas.

"Bayangkan seorang penghuni gua mengunjungi New York City dan melihat semua gadget dalam teknologi dalam bentuk lampu yang muncul sebagai keajaiban bagi penghuni gua," pungkas Loeb.

(Saliki Dwi Saputra )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement