Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Toyota Gelontorkan Dana Rp2,5 Triliun untuk Hadirkan Yaris Cross Hybrid

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2023 |18:59 WIB
Toyota Gelontorkan Dana Rp2,5 Triliun untuk Hadirkan Yaris Cross Hybrid
Toyota kucurkan dana hingga Rp2,5 miliar untuk hadirkan Yaris Cross Hybrid. (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/Okezone)
A
A
A

Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) beberkan nilai investasi untuk melahirkan model baru, Yaris Cross Hybrid.

Nilainya pun sangat fantastis, untuk menghadirkan sebuah mobil baru, Toyota rela menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk memproduksi unit baru itu.

Dana ini juga dibutuhkan untuk riset dan investasi pada peralatan lainnya.

Sekadar informasi, Yaris Cross Hybrid merupakan model yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia. Mengusung teknologi hybrid, pabrikan asal Jepang ini juga merakit baterai secara lokal dengan membangun lini baru.

"Untuk new model yang benar-benar baru kira-kira (investasi) Rp1-2 triliun. Kalau yang Yaris Cross ini Rp2,5 triliun," kata Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, saat ditemui di Toyota Karawang Plant di Karawang, Jawa Barat, Senin (7/8/2023).

Namun, investasi bukan hanya ditujukan untuk Toyota ketika menghadirkan model yang benar-benar baru. Tapi juga pemasok komponen yang juga akan memproduksi berbagai macam sparepart.

"Di (pabrik) kami (TMMIN) ada line (perakitan) baterai baru, welding Yaris Cross baru. Di samping itu kita investasi di supplier berupa tooling dan lain-lain. Investasi itu tidak hanya line di kita tapi juga beberapa tooling di supplier," ucap Nandi.

Sekadar informasi, kapasitas produksi pabrik TMMIN di Plant 1 dan 2 saat ini mencapai 257 unit per tahun.

Kendati menghadirkan model baru, Nandi menyebutkan saat ini pabrik di Karawang belum membutuhkan peningkatan kapasitas.

"Jadi mash ada capacity. Untuk menuju ke capacity up (menambah kapasitas produksi) kayakya belum. Memang rencana jangka panjangnya tentu menginginkannya. Tapi sampai saat ini sampai 2025 tidak ada rencana. Sekarang itu yang terpakai baru 70-80 persen," ujarnya.

Diproduksi secara lokal, Toyota Yaris Cross memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 80 persen. Sementara untuk baterai yang digunakan memiliki nilai TKDN sebesar 40 persen, dengan cell baterai yang masih diimpor langsung dari Jepang.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement