Mesin cuci top loader
Seperti namanya, mesin cuci top loader memiliki pintu muatan di bagian atas, artinya pakaian dimasukkan melalui bagian atas mesin. Dengan begitu pengguna tidak perlu membungkuk untuk memasukan pakaian.
Dengan posisi pintu di bagian atas, mesin cuci top loader juga memungkinkan pengguna menambahkan pakaian kotor saat mesin sudah berjalan. Jadi proses pencucian juga bisa jadi lebih cepat.
Meski demikian, mesin cuci jenis ini menggunakan lebih banyak air daripada mesin cuci front loader. Selain itu kapasitas drum pencucian juga jauh jauh lebih kecil sehingga cukup merepotkan jika mencuci dalam jumlah banyak.
Dengan mesin cuci top loader, pakaian juga cenderung menggumpal selama gerakan pencucian, sehingga tidak efektif saat mencuci barang yang lebih besar seperti mantel musim dingin dan bantal.
Biasanya mesin cuci jenis top loader datang dari kelas entry dan medium level yang memiliki putaran mesin di angka 600 RPM. Jadi, meskipun secara kemampuan lebih minim, harganya jauh lebih murah.
Kesimpulannya adalah semua mesin cuci sebenarnya dirancang dengan kelebihannya masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana calon pembeli menyesuaikan dengan kebutuhan sehingga ragam keunggulannya bisa dinikmati dengan maksimal.
(Martin Bagya Kertiyasa)