Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapat Subsidi Rp7 Juta, Kementerian ESDM Akui Motor Koversi Listrik Sepi Peminat

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Jum'at, 19 Mei 2023 |17:33 WIB
Dapat Subsidi Rp7 Juta, Kementerian ESDM Akui Motor Koversi Listrik Sepi Peminat
Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Koordinator Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Konservasi Energi Kementerian ESDM Devi Laksmi mengungkapkan, peminat motor konversi di Indonesia masih sepi.

Meski pemerintah memberi subsidi sebesar Rp7 juta pada 50 ribu kendaraan konversi hingga akhir 2023, namun peningkatan peminatnya belum tumbuh secara signifikan.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 200 orang yang mengajukan konversi melalui platform digital.

“Kemudian bengkel konversi yang sudah terlibat ada enam, yang menyusul ada dua. Ada lagi 14 bengkel yang sekarang masih melengkapi kekurangan secara teknis dan administrasi,” kata Devi di Jakarta Pusat, Rabu (17/65/2023).

Disebutkan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon. Selain itu, motor yang dikonversi harus dilengkapi oleh surat resmi dari pihak kepolisian dan motor tersebut tidak boleh telat pajak.

“Masih proses di bengkel untuk istilahnya, didata dokumennya dulu. Bawa motornya. Jadi meski pakai digital, nanti janjian sama bengkel konversi mau ketemu kapan. Jangan lupa KTP, BPKB, STNK, pajaknya juga gak boleh nunggak,” ujar Devi.

Pihaknya memastikan untuk menjaga kualitas motor agar aman digunakan masyarakat sehingga prosesnya cukup lama. Menurutnya, konversi motor mirip dengan inden motor karena prosesnya lama.

Dalam hal menjaga kualitas, kata Devi, pihaknya juga harus menyiapkan komponen utama yang berkualitas dan memenuhi TKDN.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement