Berbeda dengan serangga, arachnida justru memiliki delapan kaki, namun tidak punya antena. Beberapa jenis arachnida adalah laba-laba, kalajengking, tungau, kutu, kalajengking cambuk, dan kalajengking semu.
Siklus hidup mereka sedikit berbeda dengan serangga, arachnida berkembang dengan mempertahankan bentuk dewasanya. Dia akan berganti kulit ketika tumbuh lebih besar.
Pada tubuh arachnida, terdapat dua segmen utama yaitu cephalothorax dan perut. Beberapa dari spesies menyimpan racun dalam tubuhnya, seperti laba-laba black widow atau kalajengking kulit kayu.
(DRA)
(Andera Wiyakintra)