Kemudian hal yang selalu diperhatikan ahli yaitu, bagaimana lingkungan lokasi fosil dan usia rata-rata batuan di sekitarnya.
Apabila temuan fosil sangat terbatas, para ahli paleontologi biasanya memanfaatkan detail mikroskopis pada bagian dalam tulang untuk mengidentifikasinya.
Sekecil apapun detail yang ditemukan oleh ahli, ini bisa berarti sangat besar untuk dihubungkan dengan hasil temuan lainnya.
(DRA)
(Andera Wiyakintra)