Ia mengimbau agar segera berbenah, terutama dalam pemanfaatan EBT agar dapat mandiri energi dan dapat mencapai ketahanan energi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa saat ini masih tersisa 6.000 km uji jalan dari total 50.000. Menurutnya, kesimpulan final terkait hasil tes akan dapat menjadi rujukan.
“Road Test B40 tersisa 6.000 km lagi. Jadi hasil final untuk kendaraan yang pertama itu akan bisa kita dapat dalam dua pekan ke depan. Hasil final ya,” ujar Dadan.
Dadan menyebut, berdasarkan hasil tes yang sdah berjalan, mobil dapat beroperasi dengan normal dan mulus seperti menggunakan bahan bakar solar biasa. Kesimpulan itu didasarkan pada tidak ada mogok saat pengujian dan tidak terjadi blocking di filter utama sebagaimana yang pernah terjadi pada pengujian sebelumnya.
“Hasil test pada bagian-bagian kritis kendaraan dapat beroperasi mulus, tidak terjadi blocking di filter. Ini agak beda dengan sebelumnya. Sebelumnya kita ikuti aturan tiap 10.000 km ganti,” ungkap Dadan.
Ia juga menyebut B40 tahan terhadap dingin dan telah dites di Dieng. Hanya butuh satu detik untuk menghidupkan kendaraan.
“Jadi yang krisis-krisis seperti tes dingin, kemudian filter blocking, mesin beroperasi normal, ini sudah terbukti,” ujarnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)