JAKARTA - Islam meyakni Nabi Adam merupakan manusia pertama di dunia. Namun, sains punya teori bahwa manusia pertama adalah manusia purba.
Charles Darwin melalui bukunya berjudul the Origin of Species bahkan menyebut bahwa evolusi manusia berawal dari kera atau monyet. Dan teori ini yang dipegang kuat hingga sekarang.
Hal ini, lantas menimbulkan pertanyaan besar, apakah Nabi Adam atau manusia purba yang pertama kali menapakkan kakinya di Bumi.
Dikutip dari YouTube Taman Surga. Net, Rabu (28/9/2022), Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan, Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT.
UAS menyatakan, Nabi Adam AS memiliki tinggi sekitar 60 hasta atau 30 meter, jadi sangat tinggi dibandingkan manusia zaman sekarang.
Dia pun menjelaskan bahwa era manusia purba itu jutaan tahun yang lalu. Sedangkan, era zaman Nabi Adam AS ke Nabi Muhammad SAW tidak sampai jutaan tahun.
“Maka kita sebagai orang beriman, meyakini bahwa manusia pertama adalah Nabi Adam. Kita manusia bukan bentuk evolusi dari kera atau monyet seperti teori Charles Darwin,” ujar UAS.
Menurutnya, dalam teori evolusi Charles Darwin ada sesuatu yang tidak masuk akal, yaitu perihal dunia ini berasal dari air dan semua makhluknya naik ke darat lalu berubah bentuk.
Kemudian, sambungnya, ikan naik ke darat dan naik ke atas pohon kemudian berbulu menjadi monyet lalu berubah lagi menjadi manusia.
“Kalau monyet berevolusi, lalu sudah menjadi manusia, mengapa tidak berevolusi lagi?” tandas UAS.