Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

41.000 Spesies Hewan Bakal Punah Pada 2050 Akibat Aktivitas Manusia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 20 September 2022 |15:08 WIB
41.000 Spesies Hewan Bakal Punah Pada 2050 Akibat Aktivitas Manusia
41.000 spesies hewan bakal punah pada 2050 akibat aktivitas manusia (Foto: NDTV)
A
A
A

JAKARTA - Bumi telah mengalami lima kali kepunahan massal. Dan banyak ahli telah memperingatkan, ini bakal terjadi lagi dalam waktu dekat sebagai akibat dari aktivita manusia.

Diolah dari Live Science, Selasa (20/9/2022), hampir 40% spesies hewan yang ada di Bumi saat ini berada di ambang kepunahan. Dan beberapa ilmuwan memperkirakan hewan-hewan ini akan punah pada awal tahun 2025.

Menurut Direktur Laboratorium Palaeogenetika Otago sekaligus dosen DNA purba di Departemen Zoologi di Universitas Otago Selandia Baru, Nic Rawlence, kepunahan massal di tahun 2050 bukanlah sesuatu yang berlebihan dan sangatlah masuk akal.

Ia mengungkapkan, jika pun tidak terjadi kepunahan massal keenam di tahun 2050, hewan-hewan ini akan mengalami penyusutan populasi ekstrem, kepunahan lokal, dan menjadi punah secara fungsional. Dan mirisnya, krisis ini tidak bisa lagi dihindarkan.

"Saya pikir itu sangat mungkin. Krisis kepunahan saat ini mungkin belum mencapai puncaknya. Puncak dari lima besar. Tetapi itu pasti di jalurnya jika tidak ada yang dilakukan untuk menghentikannya," katanya dalam sebuah pernyataan.

Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species, sekitar 41.000 atau hampir sepertiga dari semua spesies yang terdaftar saat ini terancam punah. Mereka berada di posisi risiko kepunahan yang sangat tinggi.

Disebutkan bahwa banyak spesies dan subspesies terkenal yang akan punah. Antara lain orangutan sumatera (Pongo abelii), macan tutul amur (Panthera pardus orientalis), gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), badak hitam (Diceros bicornis), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), harimau sunda (Panthera tigris sondaica) dan Cross River gorilla (Gorilla gorilla diehli).

IUCN menerangkan, ada yang sangat terancam punah sebagai sebuah kategori yang berisi spesies yang memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi, penyebabnya adalah penurunan populasi yang cepat dari 80 hingga lebih dari 90 persen selama 10 tahun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement