Bencana kelaparan yang bakal terjadi karena hancurnya rantai makanan tersebut mungkin bisa diibaratkan sebagai efek domino.
Satu makhluk hidup kelaparan, maka makhluk hidup lain akan ikut kelaparan. Spesies predator lambat laun akan ikut punah, populasi hama tanaman juga akan semakin bertambah.
Hal tersebut, tentu akan membuat lingkungan di Bumi menjadi rusak. Tanah tandus di mana-mana karena tanaman tidak dapat bertahan hidup dan berkembang biak.
Bumi juga disebut-sebut akan berubah jadi kamar mayat karena tidak ada serangga yang mengurai bangkai makhluk hidup yang mati, termasuk hewan dan manusia.
Coba Anda bayangkan, bagaimana kondisi dunia ini jika bangkai makhluk hidup tidak terurai. Bisa jadi, kondisinya sama seperti adegan dalam film-film tentang kiamat.
Ketika hewan punah, tumbuhan juga ikut punah, tentu akan terjadi bencana kelaparan besar yang mengancam manusia. Jika makanan menjadi barang langka, bagaimana keberlanjutan hidup manusia dan hewan lainnya yang masih tersisa di Bumi ini?
Bukan tidak mungkin, punahnya serangga bisa mengawali punahnya seluruh makhluk hidup di Bumi ini atau kiamat, termasuk kita, manusia.
(Ahmad Muhajir)