Dalam sstronomi, bagi mereka yang bertempat tinggal di antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan atau di sekitar garis khatulistiwa peristiwa ini terjadi dua kali setahun.
Sementara, untuk daerah yang terletak di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan akan mengalami hari tanpa bayangan hanya sekali setahun.
Sedangkan, di luar wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di atas kepada (zenit) Ketika tengah hari sepanjang tahun.
Informasi tambahan, fenomena hari tanpa bayangan atau ini, bakal berlangsung di Indonesia pada tengah hari mulai 7 September hingga 21 Oktober 2022.
(Ahmad Muhajir)