Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tumbukan Asteroid Tak Cukup Bikin Kiamat di Bumi, Tapi Hal Ini Bisa

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Sabtu, 20 Agustus 2022 |06:01 WIB
Tumbukan Asteroid Tak Cukup Bikin Kiamat di Bumi, Tapi Hal Ini Bisa
Tumbukan asteroid tak cukup bikin kiamat di Bumi, tapi hal ini bisa (Foto: Express)
A
A
A

JAKARTA - Gambaran kejadian kiamat kerap dijelaskan sebagai peristiwa tumbukan asteroid atau komet yang sangat besar, dan dampaknya membunuh banyak atau semua makhluk di Bumi.

Diolah dari ScienceFocus, Selasa (16/8/2022), tetapi tabrakan asteroid atau komet dengan Bumi ini dinilai tidak akan memiliki energi untuk menghancurkan Bumi.

Hal ini, disampaikan oleh pakar astronomi radio dari Jodrell Bank Center for Astrophysics di University of Manchester, Dr Alastair Gunn.

Bahkan, sambungnya, ledakan supernova yang kuat juga tidak akan terjadi dalam beberapa tahun cahaya.

Namun, ketidakstabilan orbit di Tata Surya pada akhirnya dapat menyebabkan tabrakan dahsyat antara Bumi dan salah satu planet terestrial lainnya – Merkurius, Venus, atau Mars.

Kendati demikian, menurut Alastair, kemungkinan itu terjadi hanya sekitar satu persen selama lima miliar tahun ke depan atau lebih.

Lantas, apa skenario yang paling mungkin untuk pemusnahan total Bumi atau kiamat? Ditelan Matahari saat berubah menjadi bintang 'raksasa merah'.

Ketika bahan bakar termonuklir Matahari, yakni hidrogen, menipis di intinya, selubung luarnya akan mulai mengembang. Dalam fase evolusi ini, Matahari akan kehilangan massa dalam jumlah yang signifikan, yang berarti orbit Bumi juga akan meluas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement