Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

17 Juta Data Pelanggan PLN dan 21,7 Ribu Perusahaan Dijual di Darkweb

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2022 |11:05 WIB
17 Juta Data Pelanggan PLN dan 21,7 Ribu Perusahaan Dijual di Darkweb
17 juta data pelanggan PLN dan 21,7 ribu perusahaan dijual di darkweb (Foto: Twitter/@nuicemedia)
A
A
A

"Untuk mempermudah, kami memisahkan perusahaan ini menjadi dua kategori folder: besar dan standar. Folder besar berisi perusahaan yang memiliki pendapatan di atas 50 juta dolar, folder standar berisi perusahaan yang memiliki pendapatan di bawah 50 juta dolar. Ada 177 folder perusahaan besar dan 21.540 folder perusahaan standar," kata toshikana.

Ada banyak data-data yang dijual oleh toshikana, detailnya sebagai berikut:

- KTP,

- NPWP direksi dan komisaris,

- NPWP perusahaan,

- KK pemegang saham,

- Beberapa paspor pengurus perusahaan,

- Akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan,

- Surat keterangan pengusaha kena pajak,

- Pendaftaran perusahaan,

- Izin usaha,

- Laporan keuangan,

- Laporan rugi laba,

- Catatan transfer,

- Rekening,

- SPT Tahunan,

- Surat keterangan domisili,

- Rekonsiliasi bank dan banyak lagi.

Sementara itu, daftar perusahaan perusahaan-perusahaan terkenal (cabang Indonesia) yang datanya dijual antara lain:

- Mocrosoft,

- AT&T,

- CSCEC,

- PwC,

- China Railway Group Limited,

- Huawei Tech Inversment,

- Meckinsey,

- Prudential Life Assurance dan banyak lagi.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement