Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Temukan Bakteri Baru Berukuran Raksasa, DNA-nya Mirip Manusia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Minggu, 26 Juni 2022 |14:06 WIB
Ilmuwan Temukan Bakteri Baru Berukuran Raksasa, DNA-nya Mirip Manusia
Ilmuwan temukan bakteri baru berukuran raksasa, DNA-nya mirip manusia (Foto: Tomas Tyml)
A
A
A

JAKARTA - Sekelompok ilmuwan menemukan spesies bakteri aneh di perairan Guadeloupe di Karibia. Diberi nama T. (Thiomargarita) magnifica, bakteri ini memiliki ukuran yang sangat besar sehingga sel-sel tunggalnya dapat dilihat dengan mata telanjang.

Dilansir dari Gizmodo, Minggu (26/6/2022), bakteri T. magnifica ini tidak hanya memiliki ukuran raksasa, tetapi juga menunjukkan tanda-tanda peningkatan kompleksitas pada bakteri, yang mana DNA-nya tersimpan di dalam struktur ulyang terikat membran.

Ilmuwan menyebut ini bukanlah hal yang normal, mengingat biasnya DNA bakteri mengambang di dalam sel. Untuk T. magnifica ini DNA-nya lebih mirip dengan DNA milik manusia.

"Bakteri yang kami temukan kira-kira memiliki bentuk dan ukuran seperti bulu mata, namun itu adalah sel bakteri tunggal," kata Jean-Marie Volland, ahli biologi kelautan di Lawrence Berkeley National Laboratory dan Laboratory for Research in Complex yang menemukan bakteri itu.

“Bakteri ini berukuram sekitar 5.000 kali lebih besar dari kebanyakan bakteri. Jika diibaratkan, itu seperti manusia bertemu dengan manusia lain yang ukurannya sebesar dan setinggi gunung Everest," ungkapnya.

Bakteri raksasa T. magnifica pertama kali ditemukan di rawa bakau laut Guadeloupe, sebuah pulau di Lesser Antilles, oleh seorang ahli biologi di Université des Antilles yang juga turut melakukan penelitian.

T. magnifica tampak tembus pandang, dan gemar menempel pada daun yang membusuk di dalam air.

Habitat sebenarnya T. magnifica sendiri tidak diketahui. Sejauh ini hanya ditemukan di beberapa lokasi di rawa bakau Guadeloupe.

Lalu, peran pastinya dalam ekosistem juga masih belum jelas. Peneliti menyebutkan mungkin T. magnifica punya musim tersendiri.

Para ilmuan juga hanya mengingatkan bahwa bakteri sangat mudah untuk beradaptasi dan selalu mengejutkan.

Jadi siapapun yang menemukan T. magnifica ini, diharapkan jangan pernah meremehkan dan selalu berhati-hati hingga penelitian berhasil mengungkap siapa T. magnifica ini.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement