JAKARTA - Para peneliti dari Rutgers University dan Harvard Univesity telah berhasil mengembangkan lapisan semprot yang berbasis tanaman.
Disadur dari TechSpot, Rabu (22/6/2022), semprotan ini disebut dapat menggantikan produk plastik yang mengandung minyak bumi untuk kemasan makanan.
Proses pembuatannya, dikenal dengan istilah ‘Rotary Jet Spinning’ di mana melibatkan penyemprotan bahan yang terdiri dari serat poliskarida (biopolymer) ke makanan.
Semprotan untuk mengemas makanan tersebut, dikatakan cukup kuat untuk menjaga makanan selama proses pengiriman.
Semprotan untuk mengemas makanan tersebut, dikatakan cukup kuat untuk menjaga makanan selama proses pengiriman. Lalu, mudah dibilas dengan air dan terurai di tanah dalam waktu tiga hari.