Fotografi jenis ini mulai dari pose, ekspresi, arah pandangan model akan diatur oleh fotografer. Namun, jika model tersebut berpengalaman, maka dapat memudahkan keduanya. Sebab, model akan menggunakan keterampilannya melalui pose, gerakan tubuh, dan ekspresi yang sesuai.
Fotografi Portrait
Jika dilihat sekilas dan fokus pada objek, jenis fotografi satu ini akan sama dengan jenis fotografi model. Hanya saja, keduanya sangat berbeda. Fotografi portrait memungkinkan fotografer untuk menghasilkan foto yang dapat menggambarkan sifat dari objek foto.
Oleh sebab itu, fotografer perlu mencari background yang sesuai, properti, teknik pencahayaan, dan mengenali sifat atau karakter dari subjek yang dipotret. Dengan begitu, foto yang dihasilkan tampak lebih bermakna dan kuat.
Selain usaha sang fotografer dalam menghidupkan karakter objek, model sebagai objek juga terlebih dahulu di-briefing mengenai tujuan pemotretan agar dapat menyelaraskan keinginan fotografer untuk hasil yang diinginkan.
Demikian perbedaan fotografi model dan fotografi potrait yang perlu diketahui bagi fotografer pemula.
(Ahmad Muhajir)