ADA banyak masalah yang bisa terjadi pada mobil kesayangan. Salah satunya adalah mesin overheat atau mesin panas. Apabila kondisi ini dibiarkan, tentu bisa merusak komponen mesin.
Mesin overheat sendiri disebabkan oleh beberapa hal. Nah biar gak penasaran, langsung saja. Berikut penyebab mesin mudah overheat, seperti diolah dari laman Auto2000.
1. Radiator bermasalah
Radiator pada mobil berfungsi untuk menjaga suhu mobil tetap stabil. Saat radiator mengalami masalah, maka mesin mobil juga turut bermasalah. Radiator yang bermasalah tentu akan menyebabkan mesin mobil cepat panas.
Permasalahan yang dialami radiator hingga menjadi penyebab mesin mobil cepat panas di antaranya adalah selang radiator bocor, penggunaan cairan radiator yang tidak tepat dan sirkulasi air radiator yang tidak lancar.

Untuk itu, ganti selang radiator bocor dengan yang baru, selalu gunakan cairan khusus radiator seperti cooler dan jangan lupa untuk menggantinya setiap mobil mencapai 20.000 kilometer.
2. Oli tidak sesuai standar
Oli dengan kualitas buruk akan cenderung tidak tahan panas, sehingga cepat menguap. Ini menyebabkan mesin mobil mengalami gesekan yang kuat dan menyebabkan kondisi mesin mobil kepanasan.
Bila dibiarkan mobil akan mengalami kerusakan parah. Oleh karena itu, gunakan oli sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil yang sudah cocok dengan spesifikasi. Jangan gunakan oli murahan.
3. Thermostat tak berfungsi
Thermostat merupakan otaknya radiator. Thermostat bertugas untuk mengatur agar air tidak meninggalkan radiator saat suhu rendah dan memerintahkan agar air masuk ke dalam mesin saat auhu tinggi.
Jika thermostat mengakami masalah, maka tidak ada lagi yang mengatur masuk-keluarnya air dari radiator ke mesin. Dampaknya, mesin mobil akan cepat panas.
4. Kipas pendingin bermasalah
Fungsi kipas pendingin adalah untuk menyedot udara dingin dari luar. Jika kipas ini rusak, udara luar yang dingin tidak bisa memasuki mesin mobil, sehingga mesin akan lebih mudah panas.
Ada beberapa hal yang menyebabkan kipas pendingin tidak berfungsi normal. Hal yang pertama adalah dinamo yang menggerakan kipas tersebut. Alasan lainnya yakni pemasangan kipas yang terbalik, sehingga membuatnya menyedot udara panas.
(Rizka Diputra)