Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terungkap, Ilmuwan Pecahkan Misteri Bahan Pembuatan Belati Firaun

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 25 Februari 2022 |11:34 WIB
Terungkap, Ilmuwan Pecahkan Misteri Bahan Pembuatan Belati Firaun
Terungkap, ilmuwan pecahkan misteri bahan pembuatan belati Firaun (Foto: TechEblog)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah ilmuwan baru saja menemukan fakta baru terkait belati besi yang diduga kuat milik Firaun atau Raja Tutankhamun di Mesir. Hal ini, diketahui setelah mereka melakukan pemindaian sinar-X pada belati tersebut.

Namun, anehnya setelah terkubur ribuan tahun, senjata tajam itu sama sekali tidak berkarat. Ternyata setelah diteliti lebih dalam, belati milik Firaun itu terbuat dari meteorit dan berlapiskan emas murni di bagian gagangnya.

Belati Tutankhamun sudah lama menjadi misteri yang hampir tidak terpecahkan, karena kekokohannya dirasa sangat luar biasa.

Disadur dari Gizmodo, Jumat (25/2/2022), mulanya para arkeolog memasuki pemakaman Tutankhamun yang berada di Lembah Para Raja, pada 1920. Kemudian mereka menemukan belati panjang berukuran 30 cm di antara pemakaman yang mewah pada masanya itu.

Ada hal yang membuat mereka bingung, bahan dasar pembuatan belati itu terbuat dari besi. Sementara zaman besi, baru dimulai satu abad setelah kematian raja Firaun tersebut.

Jadi, belati berusia 3.400 tahun milik Raja Tutankhamun ini diduga berasal dari luar kawasan, dan ditempa dengan bahan dari meteorit. Mengetahui besi dari meteorit itu sangat bagus, kemudian Firaun saat itu memerintahkan untuk membuat belati.

Sayangnya waktu dan tempatnya hingga saat ini masih belum terpecahkan, karena para arkeolog sendiri tidak percaya pada masa itu sudah menggunakan bahan besi yang belum zamannya.

Peneliti dari Institut Teknologi Chiba di Jepang, Tomoko Arai mengatakan, untuk mengetahui asal muasal besi belati itu, ia dan timnya telah melakukan analisi kimia dua dimensi non-kontak dan non-destruktif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement