
Lividahl melalui media sosial mengumumkan tidak bisa lagi bertanya soal tantangan media sosial ke pengeras suara pintar itu. Setelah kejadian itu, Lividahl menyadari untuk memeriksa keamanan internet dan tidak begitu saja percaya pada apa yang disajikan tanpa mencari tahu kebenarannya.
Amazon bukan satu-satunya produsen smart speaker yang mengalami peristiwa seperti itu. Beberapa waktu lalu, pengguna Google menemukan hasil pencarian yang berbahaya soal kesehatan.
Ketika mencari pertolongan pertama pada kejang-kejang dengan kata kunci "had a seizure now what", dia justru menemukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan kepada orang yang sedang kejang.
(Martin Bagya Kertiyasa)