Technical Service & Development Dept. Head ban FDR, Jimmy Handoyo mengatakan, jika ban tubeless bocor maka tindakan yang paling dianjurkan yaitu tetap tambal manual.
"Kita tidak pernah merekomendasikan untuk menggunakan cairan penambal ban, karena dari segi senyawanya juga berbeda. Ke ban mungkin enggak masalah, tapi bisa saja peleknya yang jadi korban," kata Jimmy
Disisi lain, Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC, mengatakan, cairan penambal pasti punya pengaruh terhadap ban, tapi pihaknya belum melakukan studi khusus soal itu.
"Kita tidak bisa melarang konsumen karena itu hak mereka. Saat ini banyak beredar cairan tubeless. Kalau memang mau pakai sebaiknya pakai yang bermerek dan produsennya jelas," kata Dodi.
(Kurniawati Hasjanah)