Tak lupa, perempuan yang satu ini menggantungkan berbagai aksesoris, dan power bank portabel sebagai sumber energi di belakang kursi. Serta menghemat tempat dengan menyimpan berbagai pakaian di dalam bantal.
"Bantal-bantal yang gede itu isinya baju, pakaian dalam, sama celana. Terus warna bantal sesuai klasifikasinya, misal bantal kuning isinya itu pakaian dalam. Jadi, bantal ini isinya bukan busa-busa gitu," jelas Annissa.
Dalam mobil Annissa juga terdapat gantungan untuk mengeringkan pakaian berukuran kecil. Bahkan ada dapur yang menyediakan juicer, pisau, talenan, panci, mini oven, hingga bumbu-bumbu.

"Kalau itu ada lemari isinya peralatan dapur, piring, gelas, sama mangkuk gitu" ucap Annissa menunjukkan rahasia dapur berjalannya.
Selanjutnya, campervan tersebut juga menyisihkan bagasi yang berada di bawah kasur untuk menyimpan printer, dan barang-barang yang jarang dipakai oleh Annissa.
Nah, kalau bagian paling belakang mobil berisi mini perpustakaan, lengkap dengan buku-buku langka koleksi Annissa dari tahun 1980-an. Tak lupa, segala perkakas tukang mulai dari lem hingga bor tersedia dalam mobil tersebut.
(Salman Mardira)