Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korea Selatan Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah AI untuk Lacak Covid-19

Hasyim Ashari , Jurnalis-Senin, 13 Desember 2021 |12:58 WIB
 Korea Selatan Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah AI untuk Lacak Covid-19
Teknolgi pengenalan wajah (Foto: Search engine journal)
A
A
A

Sistem ini secara bersamaan dapat melacak dengan cepat kepada 10 orang dalam waktu lima hingga 10 menit saja. Tentunya, kecepatan melacak tersebut sangat efisien untuk memotong waktu yang dihabiskan dengan manual yang memakan waktu sekitar setengah jam hingga satu jam untuk melacak satu orang.

Meskipun ada dukungan publik yang luas untuk metode pelacakan dan penelusuran invasif, para pembela hak asasi manusia dan beberapa anggota parlemen Korea Selatan telah menyatakan keprihatinannya bahwa pemerintah akan menyimpan dan memanfaatkan data tersebut jauh melampaui kebutuhan pandemi.

"Rencana pemerintah untuk menjadi Big Brother dengan dalih Covid-19 adalah ide neo-totaliter," kata Park Dae-chul, seorang anggota parlemen dari oposisi utama People Power Party, kepada Reuters.

Namun, pejabat di Bucheon membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada masalah privasi karena sistem hanya menempatkan mozaik wajah siapapun yang bukan subjek.

"Tidak ada masalah privasi di sini karena sistem melacak pasien yang dikonfirmasi berdasarkan Undang-Undang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular. Pelacak kontak tetap berpegang pada aturan itu sehingga tidak ada risiko tumpahan data atau pelanggaran privasi,” ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement