RAKSASA Google memperketat privasi untuk para penggunanya dengan menutup beberapa iklan yang dianggap memata-matai. Iklan tersebut dianggap mempromosikan aplikasi yang mendorong pengguna memata-matai ponsel pasangan.
Aplikasi spyware ini memang biasa digunakan orangtua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto dan lokasi anak mereka. Namun, aplikasi tersebut sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam tanpa persetujuan pemilik perangkat.
“Kami tidak mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan pengguna," kata juru bicara Google, dikutip dari TechCrunch, Sabtu (16/19/2021).
"Kami segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak perilaku yang muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem deteksi kami, ” imbuhnya.
