Pemain esports yang unggul biasanya ditemukan pada usia remaja dan pensiun pada usia pertengahan 20-an. Para ahli membandingkan intensitas pelatihan atlet esports dengan pesenam dan penyelam Olimpiade.
Sebagai contoh, salah satu pemain "League of Legends" yang paling terkenal di dunia, Wu Hanwei, mulai bermain pada usia 14 tahun dan bergabung dengan klub pada usia 16 tahun.
Berdasarkan People's Daily, penggemar esports China diperkirakan berjumlah lebih dari 400 juta. Sementara menurut konsultan China iResearch, pasar esports domestik bernilai sekitar 147 miliar yuan atau sekitar Rp323 triliun pada tahun lalu.
Aturan pembatasan baru ini bukanlah undang-undang yang dapat menghukum individu tetapi menempatkan tanggung jawab pada perusahaan game untuk mewajibkan gamer menggunakan kartu identitas saat mendaftar game online.
Para ahli mencatat bahwa remaja China masih dapat menghindari aturan jika mereka mendapat dukungan dari orang tua dan menggunakan akses masuk milik orang dewasa.
(Sazili Mustofa)