“Negara masih bisa memperkenalkan kebijakan yang sesuai,” katanya.
China adalah pasar esports terbesar di dunia dengan perkiraan lebih dari 5.000 tim, namun aturan baru pemerintah yang bertujuan untuk mencegah kecanduan game dinilai akan membuat karier pemain muda esports terhambat.
Seorang eksekutif di klub besar esports China mengatakan aturan baru akan membuat talenta berbakat kehilangan kesempatan untuk ditemukan.
“Pemain top sejati biasanya berbakat dan tidak harus bermain berjam-jam sebelum bergabung dengan klub. Yang lain pada akhirnya bisa sangat bagus tetapi mereka membutuhkan banyak latihan untuk sampai ke sana,” kata eksekutif tersebut kepada Reuters yang menolak untuk disebutkan namanya.
Rogue Warriors, klub esports dengan 90 pemain, menolak memberi komentar lebih jauh mengenai dampak yang diperkirakan dari aturan baru tersebut.