SELAMA pandemi penawaran pinjaman online (pinjol) semakin marak beredar di masyarakat. Tapi tetap ada saja yang tertipu dengan pinjol ilegal, apalagi yang ditawarkan melalui WhatsApp atau SMS.
Supaya Anda tidak terjebak dengan pinjol ilegal, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Instagramnya @kemenkominfo, menyarankan sebaiknya Anda memahami 5 hal ini.

1. Pinjaman online yang ilegal dilarang melakukan pemasaran melalui WhatsApp atau SMS tanpa persetujuan konsumen.
2. Jangan pernah klik tautan yang diberikan pinjaman melalui SMS atau WhatsApp.