PERUSAHAAN Samsung Electronics Co. menyatakan, produksi ponsel pintar di Vietnam terdampak oleh kenaikan kasus COVID-19, tetapi diperkirakan akan segera kembali ke tingkat normal.
"Di Vietnam, ada gangguan produksi di tempat-tempat tertentu karena penguncian yang memengaruhi operasi kami," kata Wakil Presiden di bisnis komunikasi seluler Samsung Kim Sung-koo dikutip dari Yonhap, Jumat, (30/7/2021).

"Tetapi kami telah berhasil meminimalkan dampak dengan mengalihkan beberapa volume ke negara lain. Kami berharap operasi akan dinormalisasi dalam Juli," tambah dia.
Seperti dilansir dari Antara, Vietnam adalah basis produksi smartphone terbesar untuk Samsung. Sementara itu, Kim menambahkan bahwa tidak ada masalah produksi smartphone di India meskipun ada wabah virus di negara Asia Selatan itu.