Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curi Sidik Jari Pengguna, Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu

Intan Rakhmayanti Dewi , Jurnalis-Rabu, 14 Juli 2021 |07:15 WIB
Curi Sidik Jari Pengguna, Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu
Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu (Foto: Unsplash/Syed Ali)
A
A
A

JAKARTA- Oximeter belakang dibutuhkan untuk membantu pasien Covid-19 mengukur saturasi oksigen. Di tengah tingginya permintaan, kini banyak bermunculan aplikasi pengukur kadar oksigen untuk ponsel.

Menanggapi hal tersebut, Pakar IT sekaligus dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Rahardjo justru mewanti-wanti. Pasalnya dia menilai aplikasi oximeter yang beredar adalah aplikasi fake atau palsu yang hanya bertujuan untuk mencuri sidik jari pengguna.

Aplikasi tersebut akan meminta pengguna untuk menempelkan sidik jari ke handphone. Kemudian bukannya saturasi oksigen dapat terukur, tapi aplikasi malah mencuri identitas pengguna lewat sidik jari.

Ahli IT Budi Rahardjo Bicara Pentingnya Audit Aplikasi Tracing

Baca Juga: Ahli Ungkap Aplikasi Tracing Harus Dilakukan Audit

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement