JAKARTA- Dua bos Facebook, CEO Mark Zuckerberg dan COO Sheryl Sandberg ternyata tak akur di belakang layar. Cara pandang keduanya dalam menangani kebijakan kerap berbeda.
Hal tersebut diketahui dari buku An Ugly Truth: Inside Facebook’s Battle for Domination yang baru saja diterbitkan oleh The New York Times. Buku yang ditulis oleh Cecilia Kang dan Sheera Frankel tersebut mengumpulkan kesaksian dari mantan dan karyawan Facebook saat ini di semua level perusahaan.
Mereka mengklaim hubungan antara Zuckerberg dan Sandberg sebenarnya terlihat baik-baik saja. Keduanya sering rapat dua kali seminggu. Zuckerberg dan Samberg juga dekat secara pribadi dan profesional. Namun, dibelakang layar, keduanya sebenarnya sudah tidak sejalan.
Saat ini Zuckerberg tidak terlalu “menganggap penting” pendapat atau pandangan dari Sandberg dibandingkan waktu pertama kali dirinya mengajaknya bergabung di Facebook pada 13 tahun silam. Zuckerberg memang membutuhkan Sandberg untuk mengisi posisi sebagai COO atau Direktur Operasional. Karena saat itu tugas tersebut dianggap Zuckerberg membosankan dan tidak menarik. Dan Sandberg menjalankan tugasnya dengan baik.
