HUAWEI resmi membuka pusat transparansi keamanan siber global dan perlindungan privasi atau Global Cyber Security and Privacy Protection Transparency Center terbesarnya di China.
Pembukaan sarana tersebut dihadiri oleh perwakilan dari GSMA, SUSE, British Standards Institution, serta regulator dari Uni Emirat Arab dan Indonesia.
“Keamanan siber menjadi salah satu hal yang sangat penting saat ini,” kata Ken Hu, Rotating Chairman Huawei di acara pembukaan di Dongguan Center belum lama ini.

“Ibarat sebuah industri, kita harus saling bekerja sama, berbagi praktik-praktik terbaik, dan membangun kemampuan kolektif dengan pemerintahan, pemangku standar, teknologi dan verifikasi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian berharap bahwa ini akan memfasilitasi dan mewujudkan strategi, praktik-praktik dan komunikasi yang diperlukan untuk ekosistem keamanan siber.
Ruang siber telah menjadi domain yang sangat strategis sebagai center of gravity, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan.