Telegram hanya mengumpulkan nomor telepon dan kontak pengguna saat mendaftar pertama kali. Pihak perusahaan juga bisa mengakses username dan foto profil pengguna, serta data perangkat dan alamat IP untuk moderasi konten.
Layanan messaging milik Telegram berbasis cloud. Ini artinya pengguna bisa mengakses akun yang sama di banyak perangkat sekaligus dan tersinkronisasi. Hal ini tidak bisa Anda temukan di WhatsApp.
Telegram juga memungkinkan bot untuk berinteraksi dengan pengguna. Mode privasi akan diaktifkan secara default agar bot tidak bisa membaca percakapan. Meski Telegram mengizinkan bot untuk memfasilitasi pembayaran, semua transaksi ditangani oleh penyedia layanan pihak ketiga dan perusahaan tidak menyimpan data keuangan pengguna.
(Baca juga: MSI Memperkenalkan Laptop dengan Grafis RTX 30 pada Acara "MSIology")
• Signal