Ketika memeriksa genom dari isolat, MAG dari studi sebelumnya, dan genom dari sel tunggal, tim penelitian menemukan bahwa 12.556 dari 50.000 MAG belum pernah diurutkan sebelumnya.
Baca juga: Peneliti Temukan Kerangka Bayi Kembar Identik Pertama
Penting untuk dicatat bahwa genom ini tidak sebaik yang dipikirkan dari menumbuhkan bakteri dan archaea di laboratorium. Diperlukan dengan adanya proses pengelompokan mungkin dengan mencampurkan beberapa potongan genom antara spesies bakteri, dan potongan genom.
Namun untuk mempelajarinya lebih lanjut diperlukan penelitian yang lebih mendalam bisa dengan menggunakan metode metagenomics ini.
(Hantoro)