Rahasia dari kecepatan mereka terletak pada tulang paha dan tumitnya yang memungkinkan gerakan gesit dari hewan ini. Mereka sangat nyaman melompat di antara pohon layaknya sedang berjalan di darat. Dengan begitu, hewan ini akan mudah melintasi hutan dan negara dalam perjalanannya ke arah timur.
Monyet yang satu ini juga dapat bertahan pada berbagai kondisi makanan. Hal ini karena enzim perut yang memungkinkannya memfermentasi selulosa. Hasilnya, ia mampu bertahan hidup dengan makanan daun, kacang-kacangan, biji-bijian, buah serta tanaman lainnya. Kemampuan beradaptasi ini yang membantu Mesopithecus Pentelicus dalam perjalanannya melintasi Eurasia.
Baca juga: Peneliti Pelajari Tengkorak Embrio Dinosaurus dari Argentina
(Hantoro)