Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alquran dan Sains Ungkap Gunung Tidak Diam, Bergerak seperti Awan

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2020 |05:20 WIB
Alquran dan Sains Ungkap Gunung Tidak Diam, Bergerak seperti Awan
Ilustrasi gunung. (Foto: Dok Okezone/Abimayu)
A
A
A

GUNUNG adalah tanah berbentuk menonjol yang sangat tinggi dan besar. Biasanya tingginya lebih dari 600 meter. Gunung bisa dibedakan dari permukaannya yang menjulang lebih tinggi dibandingkan daerah sekitarnya.

Gunung biasanya lebih tinggi dan curam dari sebuah bukit, tetapi ada kesamaaannya. Istilah gunung atau bukit sering digunakan tergantung adat lokal. Beberapa otoritas mendefinisikan gunung dengan puncak lebih dari besaran tertentu. Misalnya ada yang menyebutnya gunung jika memiliki ketinggian 2.000 kaki atau 610 meter.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Gunung Berperan dalam Proses Terjadinya Hujan 

Sebuah gunung biasanya terbentuk dari gerakan tektonik lempeng, gerakan orogenik, atau gerakan epeirogenik. Sementara pegunungan adalah kumpulan atau barisan dari gunung.

Gunung merupakan salah satu bagian dari ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala. Dijelaskan bahwa gunung dapat menimbulkan aktivitas, dan itu atas kehendak Allah Azza wa jalla.

Dalam buku 'Tafsir Ilmi Samudera dalam Perspektif Alquran dan Sains' yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) diungkapkan bahwa gunung terus bergerak.

Gunung yang selalu bergerak diibaratkan pergerakan awan. Allah Subhanahu wa ta'ala menjelaskan hal ini melalui salah satu ayat Alquran, yakni dalam Surah An-Naml Ayat 88.

"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS An-Naml: 88).

Baca juga: Ini Tanda Fisik Kiamat Menurut Penjelasan Alquran dan Sains 

Adapun penjelasan ayat tersebut menurut Tafsir al-Muntakhab adalah: "Wahai Rasul, engkau melihat gunung-gunung itu tetap di tempatnya dan engkau mengira mereka diam, padahal yang terjadi sesungguhnya mereka bergerak cepat laksana gerakan awan."

Pergerakan-pergerakan Bumi, lempengan Bumi, dan semua benda-benda di atasnya tentu menimbulkan berbagai perubahan, baik pergerakan cepat, sedang, maupun pergerakan lambat yang tidak disadari manusia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement