Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknologi Sinar UVC untuk Perangi Covid-19, Amankah?

Farah Azka Gazali , Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2020 |06:11 WIB
Teknologi Sinar UVC untuk Perangi Covid-19, Amankah?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Adapun kini, dengan adanya virus Covid-19 dan gerakan menjaga sanitasi, penggunaan lampu LED dengan sinar UVC menjadi hal yang dekat dengan masyarakat. Dilaporkan CNET, Signify – atau yang sebelumnya dikenal sebagai Philips Lighting – mengonfirmasi bahwa produksi perangkat sinar UV meningkat delapan kali lipat semenjak pandemi.

Adapun sinar UVC kini hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari kipas, drone, hingga tongkat bercahaya mirip lightsaber.

Menguntungkan Namun Berbahaya

Sayangnya, terlepas dari keunggulannya, penggunaan sinar UVC tidak selalu membawa keuntungan. UVC pada dasarnya tidak bisa digunakan sembarangan. Karena UVC yang lebih kuat dari UVA dan UVB ini memiliki sifat karsinogenik. Ia dapat membakar kulit dan mata hanya dalam hitungan detik waktu paparan.

Adapun, resiko penggunaan sinar UVC sebenarnya beragam. Menurut FDA, resiko ini bergantung pada panjang gelombang, durasi, dan dan dosis yang disediakan setiap perangkat. Sinar UVC untuk penggunaan pribadi (rumah) memang berdosis rendah, namun perlu diketahui UVC secara keseluruhan pada dasarnya memang cukup berbahaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement