Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fisikawan Ciptakan Sensor Elastisitas Bisa Deteksi Berat Bulu

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2020 |17:21 WIB
Fisikawan Ciptakan Sensor Elastisitas Bisa Deteksi Berat Bulu
(Foto: IST)
A
A
A

JAKARTA - Fisikawan menciptakan sensor elastisitas paling sensitif. Sensor ini diklaim dapat bekerja hingga mendeteksi sentuhan bulu atau rambut, dikutip Sindonews.

Sebuah kelompok material fisika di Universitas Sussex, Inggris, telah mengembangkan sensor yang mampu meregangkan hingga 80 kali lebih tinggi daripada regangan pengukur di pasaran saat ini.

Sensor tersebut menunjukkan perubahan resistensi 100 kali lebih tinggi dari bahan yang paling sensitif selama penelitian.

Tim peneliti percaya bahwa sensor dapat membawa tingkat sensitivitas baru ke teknologi yang dapat dipakai untuk mengukur tanda-tanda vital pasien. Selain itu, dapat juga digunakan pada sistem pemantauan bangunan dan integritas struktural jembatan.

Marcus O'Mara dari Sekolah Matematika dan Ilmu Fisika di Universitas Sussex mengatakan bahwa gelombang teknologi berikutnya adalah penginderaan regangan menggunakan bahan elastis seperti karet. Bahan konduktif seperti nanopartikel graphene atau perak telah dikembangkan selama lebih dari satu dekade.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement